Scroll to top

DAK dan DID 2022 Tangani Stunting di PPU
DAK dan DID 2022 Tangani Stunting di PPU #
User

DAK dan DID 2022 Tangani Stunting di PPU

KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA, BTV.CO.ID - Penanganan kasus stunting atau gizi buruk kronis, ditegaskan Grace Makisurat, akan menjadi fokus utama pemerintah pusat di tahun 2022. Itu disampaikan kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Grace Makisurat, setelah mengikuti kegiatan webinar bersama Menteri Keuangan, pada hari Senin kemarin.

Di Kabupaten PPU sendiri, jumlah kasus stunting dari tahun 2018 diakui Grace, terus mengalami peningkatan. Di tahun 2018, Dinas Kesehatan PPU menemukan 414 kasus anak stunting. Kemudian di tahun 2019 naik menjadi 460 kasus, dan tahun 2020 menjadi 525 kasus, dengan sebaran 10 desa.

Meliputi desa Labangka barat, Babulu laut, Api-api, Gunung Makmur, Sumber Sari, Sri Raharja, Binuang, Sukaraja, Karang Jinawi dan Desa Tengin Baru.

Grace makisurat mengatakan, dana alokasi khusus dan dana insentif daerah tahun 2022 sesuai arahan menteri keuangan, akan difokuskan untuk menurunkan angka stunting.

Baca Lainnya :

“Alokasi dana DAK dana DID tahun 2022 akan banyak dikonsentrasikan untuk menurunkan angka stunting di seluruh indonesia. Saya tidak hapal ya tahun ini berapa anggaran untuk stunting. Fokus anggaran itu agar tuntas ya biar generasi yang baru lahir tidak ada stunting lagi.”

Video Terkait:
TAGS: kaltim politik

Write a Facebook Comment

Leave a Comments