Praktik Money Politic saat pemilu, dipastikan masuk ranah tindak pidana.

BALIKPAPAN – Praktik Money Politic saat pemilu, dipastikan masuk ranah tindak pidana. Badan Pengawas Pemilihan Umum, Bawaslu Balikpapan, saat ini tengah menggencarkan sosialisasi menolak Money Politic.

Namun minimnya laporan tindak Money Politik, menurut koordinator divisi pengawasan bawaslu Balikpapan, Ahmadi Aziz, masih rendah karena tidak ada perlindungan bagi saksi atau pelapor.

Meski saat ini bawaslu masih menunggu judicial review Undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang pilkada, yang mengatur ketentuan pidana.

Sebelumnya, pelaku money politik yang dilaporkan dikenakan kurungan penjara 3 tahun. Jika terbukti terstruktur dan sistematis, pasangan yang diusung bisa di diskualifikasi. (ka/btv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here