Kejaksaan Negeri Balikpapan telah menerima hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap dana hibah pelaksanaan pilwali Balikpapan tahun 2015.

BALIKPAPAN – Status dugaan korupsi dana hibah pelaksanaan pemilihan Wali Kota Balikpapan tahun 2015 meningkat menjadi penyidikan. Hasil audit BPKP menunjukan adanya kerugian keuangan negara sebanyak 1,3 Miliar dalam kasus tersebut.

Baca juga : Pencuri Motor Jemaah Islamic Center Terungkap

Kejaksaan Negeri Balikpapan telah menerima hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap dana hibah pelaksanaan pilwali Balikpapan tahun 2015. Audit BPKP menemukan adanya kerugian keuangan negara sebesar 1,3 Milliar Rupiah dari pengelolaan dana hibah tersebut.

Merujuk dari hasil audit, Kejaksaan Negeri Balikpapan langsung menaikan status hukum kasus dugaan korupsi dana hibah pelaksanaan pilwali Balikpapan tahun 2015 menjadi penyidikan. Penyidik kejaksaan saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti dalam kasus tersebut.

Baca juga : Latihan Kerja Oleh BLK, Dibiayai APBN Sebesar Rp1,8 Miliar

Dalam proses penyelidikan kejaksaan telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah komisioner KPU Kota Balikpapan. Namun demikian, kejari belum menetapkan seorang pun tersangka dalam kasus tersebut. (dp/btv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here