Subdit tipiter ditreskrimsus polda kaltim bongkar tambang ilegal di dua lokasi di wilayah Kutai Kartanegara. kasus tersebut kini baru menyeret tiga tersangka.

Subdit Tipiter ditreskrimsus polda kaltim membongkar tambang ilegal di wilayah Tenggarong dan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara baru baru ini.

Di tenggarong, polisi menyita 1 unit tagboat, 1 unit tongkang serta 5.000 Ton batu bara hasil penambangan illegal. Sementara di Anggana, polisi menyita 1 unit tongkang bermuatan 7.000 Ton batu bara. Dari kasus ini, polisi menyeret tiga tersangka yakni, berinisal F-T, S-R, dan M.

Menurut kabid humas polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Surayana, ketiga tersangka sempat menunjukan surat izin usaha penambangan yang sah kepada penyidik. Namun setelah melakukan kroscek, lokasi penambangan rupanya di luar dari areal seperti yang tertera pada izin yang ditunjukan oleh para tersangka.

Dalam kasus ini polisi menerapkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan, Mineral, dan Batu bara (Minerba). Para tersangka di ancam hukuman pidana penjara selama 10 Tahun plus denda 10 Milliar  Rupiah.(dp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here